Palembang — Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an kembali menggelar kegiatan rutin Kajian Tafsir Al-Qur’an pada Sabtu, 25 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan dalam membina para santri agar tidak hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna dan kandungan ayat-ayat suci yang mereka hafalkan.
Kajian tafsir kali ini menghadirkan pemateri yang sudah tidak asing lagi, yaitu H. Agus Jaya Khalid, Lc., M.Hum, yang dikenal dengan penyampaian materinya yang lugas, mendalam, namun tetap mudah dipahami oleh para santri. Kegiatan dilaksanakan dengan penuh khidmat dan diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an.
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya memahami Al-Qur’an secara menyeluruh, tidak hanya sebatas hafalan. Menurut beliau, seorang penghafal Al-Qur’an memiliki tanggung jawab lebih besar untuk menghayati isi kandungannya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tafsir Al-Qur’an menjadi kunci dalam membuka pemahaman tersebut, sehingga ayat-ayat yang dihafal tidak hanya tersimpan dalam ingatan, tetapi juga hidup dalam perilaku.
Suasana kajian berlangsung dengan penuh antusiasme. Para santri terlihat menyimak dengan serius setiap penjelasan yang disampaikan, sesekali mencatat poin-poin penting sebagai bekal dalam memperdalam pemahaman mereka. Interaksi yang terjalin antara pemateri dan santri juga menambah hidupnya suasana kajian, terutama saat sesi tanya jawab yang dimanfaatkan dengan baik oleh para santri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki pemahaman yang benar terhadap Al-Qur’an. Dengan adanya kajian tafsir rutin, diharapkan para santri mampu mengintegrasikan antara hafalan dan pemahaman, sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih bijak dalam bersikap dan bertindak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pula tumbuh kecintaan yang lebih dalam terhadap Al-Qur’an di hati para santri. Tidak hanya sebagai kitab yang dihafal, tetapi sebagai pedoman hidup yang senantiasa membimbing setiap langkah mereka.
Semoga kegiatan kajian tafsir ini terus istiqamah dilaksanakan dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh santri. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan kemudahan dalam setiap langkah menuntut ilmu, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam kehidupan dunia dan akhirat. Aamiin 🤲







