Palembang, 11 April 2026 — Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang kembali menggelar kegiatan ilmiah yang sarat makna, yaitu Kajian Tafsir Al-Qur’an pada hari Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh seluruh santri serta dewan asatidz sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an, tidak hanya dari sisi hafalan, tetapi juga makna dan kandungannya.
Kajian tafsir kali ini menghadirkan penceramah yang kompeten di bidangnya, yaitu H. Agus Jaya Khalid, Lc., M.Hum. Beliau dikenal sebagai seorang akademisi dan dai yang memiliki keilmuan mendalam dalam bidang tafsir Al-Qur’an, serta mampu menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh para santri.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana menjadi lebih khusyuk. Dalam kajiannya, H. Agus Jaya Khalid mengajak para santri untuk memahami bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus direnungkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau menekankan pentingnya memahami konteks ayat, asbabun nuzul (sebab turunnya ayat), serta kandungan hukum dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan interaktif, para santri tampak antusias mengikuti setiap penjelasan yang disampaikan.
“Seorang penghafal Al-Qur’an memiliki tanggung jawab besar, bukan hanya menjaga lafaznya, tetapi juga memahami maknanya agar dapat menjadi pedoman hidup,” ujar beliau dalam salah satu penyampaiannya.
Selain itu, beliau juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam hafalan maupun pemahaman, sehingga mampu menjadi generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana para santri diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait materi yang disampaikan. Sesi ini menjadi momen yang sangat berharga karena para santri dapat menggali lebih dalam pemahaman mereka terhadap ayat-ayat Al-Qur’an.
Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap kajian tafsir seperti ini dapat terus rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan santri yang berkelanjutan.
“Kajian tafsir ini merupakan salah satu upaya pondok dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga mendalam pemahamannya, sehingga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” ungkap beliau.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para santri semakin termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an secara utuh, baik dari sisi bacaan, hafalan, maupun pemahaman. Kajian tafsir ini juga menjadi sarana penting dalam membentuk karakter santri yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan ilmu dan kemudahan dalam mengamalkan setiap pelajaran yang telah diperoleh. Suasana penuh kekhusyukan pun menutup rangkaian kegiatan yang penuh manfaat ini.
Melalui kegiatan seperti ini, Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang terus berkomitmen untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul, berilmu, dan berakhlakul karimah.







