Palembang – Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang menyelenggarakan kegiatan perpulangan santri pada Rabu, 12 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momen yang dinantikan oleh seluruh santri setelah menjalani rangkaian ibadah dan aktivitas pembelajaran selama bulan suci Ramadhan di lingkungan pondok.
Sejak pagi hari, suasana di area pondok tampak ramai namun tetap tertib. Para santri bersiap untuk kembali ke rumah masing-masing dengan penuh rasa bahagia, sekaligus haru karena harus berpisah sementara dengan para asatidz dan sahabat seperjuangan.
Rangkaian acara perpulangan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara, Ananda M.M Dzamar Fizzy Syakban. Dengan pembawaan yang tenang dan terstruktur, ia mengarahkan jalannya acara sehingga berlangsung dengan khidmat dan lancar.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Ihsan Maulidan. Lantunan ayat-ayat suci yang merdu dan penuh penghayatan semakin menambah suasana menjadi lebih syahdu, mengingatkan seluruh hadirin akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup, baik di dalam maupun di luar lingkungan pesantren.
Memasuki sesi sambutan, Mudir Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an, Ustadz Hidayatullah, Lc., Pg.Dip.Ed., M.A., menyampaikan pesan dan nasihat kepada seluruh santri. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan agar para santri tetap menjaga adab, akhlak, serta hafalan Al-Qur’an selama berada di rumah. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga nama baik pondok pesantren di tengah masyarakat serta terus mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.
“Libur bukan berarti berhenti dalam belajar dan beribadah. Justru di rumah, santri harus mampu menjadi contoh yang baik bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pesan beliau dengan penuh harap.
Sebagai penutup rangkaian acara, doa dipimpin oleh Wakil Mudir II, Ustadz Zarmi Iskandar, S.Ag. Dalam doa yang dipanjatkan, beliau memohon kepada Allah SWT agar seluruh santri diberikan keselamatan dalam perjalanan, keberkahan selama menjalani libur Idul Fitri, serta kemudahan untuk kembali ke pondok dalam keadaan sehat dan semangat yang baru.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, para santri pun mulai meninggalkan area pondok secara tertib. Suasana haru tampak jelas ketika para santri berpamitan dengan para asatidz dan teman-teman mereka, saling bermaafan serta bertukar doa.
Kegiatan perpulangan ini tidak hanya menjadi momen jeda dari aktivitas pesantren, tetapi juga sebagai kesempatan bagi para santri untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang telah dipelajari selama di pondok dalam kehidupan bermasyarakat. Diharapkan, para santri dapat kembali dengan semangat yang lebih kuat serta membawa pengalaman berharga selama bulan Ramadhan.
Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang senantiasa berkomitmen untuk membina santri tidak hanya dalam aspek hafalan Al-Qur’an, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan akhlak mulia.
Semoga seluruh santri diberikan keselamatan dalam perjalanan, serta dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan. Aamiin.







