“Wujudkan Generasi Qur’ani yang cemerlang dan mandiri.”
Palembang — Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an Palembang kembali menorehkan langkah membanggakan dalam perjalanan pendidikan para santrinya. Dengan penuh rasa syukur, pondok melepas dua santri untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Mesir, salah satu pusat keilmuan Islam yang memiliki sejarah panjang dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam.
Dua santri tersebut adalah M. Faiz Pratama dan Muhammad Al-Qifari Kasmis. Keberangkatan keduanya menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam menuntut ilmu sekaligus menjadi sebuah amanah untuk terus menjaga nilai-nilai Al-Qur’an, adab, dan karakter yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an Palembang.
Bagi keluarga besar PTNQ Palembang, keberangkatan kedua santri ini bukan sekadar sebuah perjalanan akademik menuju negeri yang jauh. Lebih dari itu, perjalanan tersebut merupakan langkah untuk memperluas wawasan, memperdalam keilmuan, mengenal tradisi keilmuan Islam secara lebih luas, serta mempersiapkan diri agar kelak dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari Nurul Qur’an Menuju Bumi Para Ulama
Mesir memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan keilmuan Islam. Keberadaan Universitas Al-Azhar menjadi salah satu bagian penting dari tradisi pendidikan Islam yang telah berlangsung selama berabad-abad.
Melanjutkan studi di Al-Azhar tentu menjadi pengalaman baru bagi kedua santri. Mereka akan menghadapi lingkungan akademik, budaya, bahasa, serta kehidupan masyarakat yang berbeda dengan apa yang selama ini mereka jalani di Indonesia.
Namun, perbedaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran yang akan membentuk kedewasaan, kemandirian, dan keluasan wawasan.
Selama berada di Mesir, kedua santri diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga terus menjaga karakter dan adab sebagai seorang penuntut ilmu.
Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka sebagai santri yang membawa identitas dan nama baik Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an Palembang.
Melanjutkan Tradisi Menuntut Ilmu
Pendidikan di pesantren tidak berhenti pada hafalan dan pembelajaran di dalam kelas. Proses pendidikan juga diarahkan untuk membentuk santri yang memiliki semangat belajar, kedisiplinan, akhlak, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Karena itu, kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri menjadi salah satu bentuk pengembangan perjalanan pendidikan santri.
Bagi M. Faiz Pratama dan Muhammad Al-Qifari Kasmis, keberangkatan ke Mesir merupakan awal dari fase baru dalam perjalanan pendidikan mereka. Tantangan yang lebih besar akan menanti, namun di balik tantangan tersebut terdapat kesempatan untuk belajar dan berkembang lebih luas.
Keluarga besar Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an Palembang berharap keduanya dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga adab, menghormati para guru, menjaga hafalan Al-Qur’an, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama pelajar menjadi pesan yang senantiasa diharapkan dapat mereka pegang selama berada di negeri orang.
Doa dan Harapan Keluarga Besar PTNQ
Keberangkatan santri untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri tentu tidak terlepas dari dukungan dan doa banyak pihak. Orang tua, keluarga, para asatidz, pengasuh, serta seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an Palembang memiliki peran dalam perjalanan pendidikan mereka.
Pelepasan ini juga menjadi momentum untuk menitipkan doa agar Allah ﷻ senantiasa memberikan kemudahan dalam setiap langkah keduanya.
Semoga Allah ﷻ menjaga mereka selama perjalanan, memberikan kesehatan, kekuatan, dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai tantangan selama menuntut ilmu.
Semoga pula ilmu yang diperoleh nantinya menjadi ilmu yang bermanfaat, tidak hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat, umat Islam, dan bangsa.
Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
“Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Surga.”
(HR. Muslim)
Hadis tersebut menjadi salah satu pengingat bahwa perjalanan mencari ilmu merupakan perjalanan yang memiliki kedudukan mulia. Setiap proses, perjuangan, kesulitan, dan pengorbanan dalam menuntut ilmu diharapkan menjadi bagian dari amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah ﷻ.
Membawa Nama Baik Nurul Qur’an
Sebagai santri, perjalanan ke Mesir juga membawa sebuah amanah. Di mana pun berada, seorang santri diharapkan mampu mencerminkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama berada di pesantren.
Karena itu, pesan yang selalu mengiringi keberangkatan keduanya adalah untuk tetap menjaga adab, akhlak, ibadah, hafalan Al-Qur’an, serta nama baik Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an Palembang.
Perjalanan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga melahirkan pribadi yang memiliki integritas, keteguhan iman, keluasan wawasan, dan kepedulian terhadap umat.
Dari Palembang, dua santri ini melangkah menuju Mesir membawa doa dari orang tua, guru, dan seluruh keluarga besar Nurul Qur’an.
Mereka berangkat untuk belajar dan menimba ilmu. Kelak, harapannya, mereka dapat kembali dengan membawa ilmu, pengalaman, dan semangat untuk memberikan manfaat yang lebih luas.
Selamat Menempuh Perjalanan Baru
Keluarga besar Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an Palembang menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk M. Faiz Pratama dan Muhammad Al-Qifari Kasmis.
Selamat menempuh perjalanan baru menuju bumi para ulama.
Semoga Allah ﷻ senantiasa membimbing setiap langkah, memudahkan setiap urusan, mempertemukan dengan guru-guru terbaik, memberikan keteguhan dalam menuntut ilmu, serta menjadikan perjalanan tersebut sebagai jalan menuju keberkahan dan kemanfaatan.
Dari Nurul Qur’an menuju Al-Azhar.
Melangkah untuk menuntut ilmu, menjaga adab, dan mempersiapkan diri untuk memberi manfaat.
Semoga kelak ilmu yang diperoleh menjadi cahaya bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Ahlan wa sahlan di Mesir.
Selamat belajar, selamat berjuang, dan semoga sukses meraih ilmu dan cita-cita.
Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Qur’an Palembang
Menumbuhkan Generasi Qur’ani yang Berilmu, Berakhlak, dan Bermanfaat.







