Palembang, 24 Januari 2026 – Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an kembali menyelenggarakan kegiatan Sima’an Bil Ghoib sebagai bagian dari evaluasi capaian hafalan santri, pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di aula utama pondok pesantren. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh para asatidz, ustadzah, serta seluruh santri.
Sima’an Bil Ghoib merupakan metode pengujian hafalan Al-Qur’an yang dilakukan dengan memperdengarkan hafalan santri secara langsung tanpa melihat mushaf, di hadapan para penguji dan peserta yang hadir. Kegiatan ini menjadi salah satu program rutin pondok dalam menjaga kualitas hafalan serta mental tasmi’ para santri.
23 Santri Ikuti Ujian Hafalan
Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 23 santri mengikuti ujian sima’an dengan kategori capaian hafalan yang berbeda, mulai dari 3 juz, 10 juz, hingga 15 juz. Mereka diuji kelancaran, ketepatan tajwid, fashahah, serta kekuatan muroja’ah hafalan.
Adapun nama-nama santri yang mengikuti Sima’an Bil Ghoib adalah sebagai berikut:
- Ahmad Al Hafizi
- Al Novis Aldi Tohir
- Bertan Berani Wijaya
- Dande Panglima Pagardewa
- Holeq Erfansa
- Ihsan Hanif
- Ihsan Maulidan
- Lingga Mahardika
- M. Akbar Saputra
- M. Ariando Salifa
- M. Dhafa Anafal
- M. Fadhil Syahrizky
- M. Habib Satrio
- M. Satriandy Ramadhan
- M. Sultan Ikbar
- M. Yusuf Al Mansur
- M. Agha Khoiron
- Rasya Amanda
- Rizky Aditya EH
- RM Ananda Qathan Firazzy
- Syahid Izzudin
- Vicky Surendra
- Zaki Pratama
Proses Ujian Penuh Kekhusyukan
Pelaksanaan sima’an berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Setiap santri maju secara bergiliran memperdengarkan hafalannya sesuai dengan target juz yang diujikan. Para penguji menyimak dengan seksama, memastikan kelancaran hafalan, ketepatan makhraj, serta hukum tajwid yang dibacakan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, namun juga melatih keberanian, ketenangan, dan kesiapan mental santri dalam memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan umum.
Pemberian Sertifikat Apresiasi
Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan capaian hafalan para santri, pondok pesantren memberikan sertifikat sima’an kepada seluruh peserta yang telah mengikuti dan menyelesaikan ujian hafalan.
Pemberian sertifikat ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan hafalan, menjaga muroja’ah, serta menambah capaian juz di masa mendatang.
Harapan Pondok Pesantren
Melalui kegiatan Sima’an Bil Ghoib ini, Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi huffazh yang tidak hanya kuat hafalan, namun juga baik bacaan dan akhlaknya.
Diharapkan para santri yang telah mengikuti sima’an dapat terus istiqamah menjaga hafalan, mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi penjaga Kalamullah di tengah masyarakat.







