Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang Gelar Ujian Asesmen Sumatif Akhir Semester Ganjil dan Ujian Tahfidz

Palembang, 13 Desember 2025

Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang melaksanakan Ujian Asesmen Sumatif Akhir Semester Ganjil yang dirangkaikan dengan Ujian Tahfidz Al-Qur’an bagi seluruh santri tingkat Asaliyah Wustho (MTs) dan Salafiyah Ulya (MA). Kegiatan ini berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 1 hingga 13 Desember 2025, sebagai bentuk evaluasi capaian akademik dan hafalan Al-Qur’an santri selama satu semester pembelajaran.

Ujian asesmen sumatif akhir semester dilaksanakan untuk mengukur pemahaman santri terhadap mata pelajaran umum, diniyah, serta kurikulum khas pesantren yang telah dipelajari selama semester ganjil. Seluruh santri mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai bagian dari pembentukan karakter santri Qur’ani.

Selain ujian akademik, Ujian Tahfidz Al-Qur’an menjadi agenda utama yang memiliki peran strategis dalam pembinaan ruhiyah santri. Pada ujian ini, para santri diuji kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, serta kualitas bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar. Ujian tahfidz dilaksanakan secara langsung di hadapan para asatidz penguji yang berkompeten dan berpengalaman di bidang tahfidz.

Santri tingkat Asaliyah Wustho (MTs) difokuskan pada penguatan dan kestabilan hafalan sesuai target yang telah ditetapkan, sekaligus melatih konsistensi dalam muraja’ah. Sementara itu, santri tingkat Salafiyah Ulya (MA) diuji dengan standar yang lebih tinggi, baik dari segi jumlah hafalan maupun kualitas bacaan, sebagai bagian dari proses pembinaan menuju santri yang matang, mandiri, dan siap mengabdikan ilmunya di tengah masyarakat.

Mudir Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang, Ustadz Hidayatullah, Lc., PgDE., MA, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian ini merupakan bagian penting dari proses pendidikan dan tarbiyah santri.

“Ujian ini bukan sekadar penilaian akademik, tetapi merupakan sarana pendidikan karakter. Kami ingin melahirkan santri yang unggul dalam ilmu, kuat dalam hafalan Al-Qur’an, serta memiliki akhlak yang mulia. Kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab adalah nilai utama yang harus tertanam dalam diri setiap santri,” ujar beliau.

Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an melalui ujian tahfidz.

“Hafalan Al-Qur’an adalah amanah yang sangat mulia. Melalui ujian tahfidz ini, santri dilatih untuk menjaga kualitas bacaan, memperkuat muraja’ah, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap hafalan yang telah Allah titipkan,” tambahnya.

Seluruh rangkaian ujian berlangsung dalam suasana yang tertib, kondusif, dan terpantau dengan baik oleh panitia serta para asatidz. Pengawasan yang optimal dilakukan agar santri dapat mengerjakan ujian dengan fokus dan menjunjung tinggi nilai kejujuran. Panitia juga memastikan setiap tahapan ujian berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Dengan terlaksananya Ujian Asesmen Sumatif Akhir Semester Ganjil dan Ujian Tahfidz ini, diharapkan seluruh santri Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Palembang semakin termotivasi untuk meningkatkan prestasi akademik, memperbaiki kualitas hafalan, serta menumbuhkan kecintaan yang lebih mendalam terhadap Al-Qur’an. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kemudahan, keberkahan, dan hasil terbaik bagi seluruh santri dalam menempuh jalan ilmu dan Al-Qur’an.

Jangan lupa di share ke sosial media :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top